Home

Only Tears [FREELANCE]

1 Comment

only-tears

Just a songfic based on Kim Sung Gyu – Only Tears

http://www.youtube.com/watch?v=wQZ7hAKdj-M

by ssilverkey

.

Kim Sung Gyu (Infinite)

OC

.

Teen

.

Angst, Hurt/Comfort, Romance, Sad

.

Song recommended Kim Sung Gyu – Only Tears

Happy reading! More

[Songfic] Unbreak My Heart

4 Comments

Author: Shalsasya

Genre: Romance, sad (fail)

Casts:

  • L / Kim Myungsoo Infinite
  • Lee Hajoon (Imaginary Cast)

Minor Cast: Summer Lee (Imaginary cast)

Rating: Teen

Length: Oneshot

Disclaimer: The story, plot, and it’s poster are belong to me. Don’t copy this fanfic.

Warning: Typo may applied.

Oiya, biar lebih ngena coba deh baca sambil denger lagu nya Toni braxton – Unbreak my heart.

-oOo-

Don’t leave me in all this pain
Don’t leave me out in the rain
Come back and bring back my smile
Come and take these tears away

“Si L itu tidak menghubungimu lagi? Aish, Hajoon-ah!” Haseul kesal sendiri dengan pacar sahabatnya, L alias Kim Myungsoo. Padahal mereka berdua –hajoon dan L masih terikat status dan berpacaran tapi L bertindak seolah-olah ia tidak mempunyai pacar, mengabaikan Hajoon begitu saja. Kira-kira sudah 3 bulan lebih.

“Aku sudah bilang pada L, tetapi dia tidak menggubrisku.” Ujar Sungyeol yang berdiri di samping Haseul.

Hajoon menatap pasangan itu nanar, “sudahlah. Tidak apa-apa, sudah biasa.” Ucapnya pelan tetapi masih bisa di dengar. “aku akan menunggunya,” More

Talking To The Moon

4 Comments

 

author: park ha rin (Farihadaina)

genre: songfic, sad

cast: lee sungmin (SJ), jung hyesoo (OC)

support cast: lee gikwang (beast), neela (OC)

lenght: oneshoot

a.n: hyaaaaaa hallo readers!! saya datang membawa FF songfic pertama.

semoga kalian suka sama ceritanya. mian kalo agak gak nyambung. abis rada bingung

pas bikinnya. tapi semoga readers bisa menikmatinya.

 

 

                   —-Talking to The Moon—–

 

 

I know you’re somewhere out there

Somewhere far away

I want you back

I want you back

My neighbors think I’m crazy

But they don’t understand

You’re all I have

You’re all I have


Flashback

 “annyeong, hyesoo-ah^^”sapa namjachinguku lee sungmin. kami memang sudah janji untuk bertemu dekat SMA kami dulu. hari ini ia sangat tampan dengan setelan kaos hitam polos di balut kemeja putih polos yang kancingnya di biarkan terbuka dan celana jeans panjangnya. betapa beruntungnya aku bisa menjadi yeojachingunya.

 

“annyeong oppa” jawabku membalas sapaannya

 

“kali ini aku tepat waktu kan?” tanya sungmin sambil tersenyum. aku mengangguk senang.

 

“yap! ini adalah pertama kalinya kau tidak terlambat!” ucapku antusias. sungmin hanya menatapku senang melihat aku kegirangan.

 

“haaah.. sudah lama kita tidak kesini!” ucapnya seraya merebahkan diri di atas rereumputan aku mengikutinya di rerumputan. kepalaku ku senderkan di lengan kiri sungmin.

 

“ya, karena kita sibuk dengan jadawal kuliah kita masing-masing.” jawabku. sungmin membelai lembut kepalaku dengan tangan kanannya. ia membenaekan rambutku yang tersibak angin. aku tertawa kecil

 

“waeyo??” tanya sungmin melihatku tertawa.

 

“ani, aku hanya sedang mengingat masa-masa zaman SMA. kenangan yang sangat manis.” jawabku masih tersenyum.

 

“ne. di sini aku menyatakan cinta padamu. di hadapan teman-teman satu kelas!” ucap sungmin yang sekarang sedang tertawa.

“hahaha… waktu itu kau sangat lucu wajahmu memerah karena malu, tapi itu yang membuat aku menerimamu. kau sangat aegyo.”

 

“hey! waktu itu wajah kau juga memerah seperti kepiting rebus di tambah tomat!” jawab sungmin tak mau kalah,

 

“ne, ne, ne.. karena waktu itu akku tidak menyangka seorang sungmin yang populer karena ke-aegyo-an nya akan menyatakan cinta padaku yeoja yang biasa-biasa saja.” kataku sambil menerawang ke masa lalu.

 

“tapi, kau selalu sempurna di mataku chagi” sungmin menatapku penuh dengan kehangatan.

 

“hmmm, oppa boleh aku tiur sebentar? rasanya aku mengantuk.” pintaku pada oppa seraya menguap.

 

“ne, chagi. kau pasti lelah” sungmin oppa membelai kepalaku pelan dan lembut membuatku benar-benar terlelap.

 

author Pov.

    sungmin terus mebelai kepala hyesoo sampai hyesoo terlelap. sungmin memperhatikan setiap lekuk wajah yeojachingunya itu “manis dan cantik” gumam sungmin.

 

sudah beberpa menit berlalu sungmin tak bosan melihat wajah polos dan damai ketika hyesoo tertidur.

“ngghh..” lenguh hyesoo. “kau sudah bangun?” tanya sungmin. tapi hyesoo tidak menjawab. ia malah bergerak gelisah dengan mata yang masih tertutup. wajahnya berkeringat. dahi sungmin berkertu, ‘kenapa hyesoo? dia mimpi buruk?’ tanya sungmin dalam hati. sekarang hyesoo mengeluarkan airmata.

 

“hyesoo-ah? kau kenapa? More

Notice Me

7 Comments


Author: shalsasya

Main Cast: Cho KyuHyun (SJ), Shin Ha Seul (OC)

Support Cast: Lee Donghae (SJ), Lee Sungmin (SJ)

Genre: Romance

Length: Oneshot

Rating: General

Disclaimer: FF ini murni dari pemikiran sendiri, cover FF ini hasil karya choco eonni (thanks eonni!:D)

Terimakasih kepada david archuleta yang sudah menciptakan lagu ‘Notice Me’ yang menjadi inspirasi saya dalam membuat FF ini. Ya, selamat membaca. Please, leave a comment. Respect me as a author :)


 ~

I try to find the words when you walk by

“kau mau kemana, Ha Seul-ah?” tanya Kyuhyun saat melihat ha Seul segera beranjak begitu bel berbunyi.

“ke tempat biasa” ia menyunggingkan senyum tipis sambil menyisir rambut panjangnya tanpa melihat ke arah kyuhyun sedikitpun.

“mengintip si ikan itu bermain bola, huh?” Kyuhyun mendengus

“ne! Mau ngapain lagi?” Ha Seul cekikikan sambil berjalan santai keluar kelas, ia sudah tak sabar menonton Donghae bermain bola. Ya, sudah sejak lama Ha Seul menyukai sunbae nya itu.

But words just can’t explain the way I feel inside

Kyuhyun’s PoV

kyuhyun menghembuskan nafasnya, “aku disini, Ha Seul-ah. Kenapa kau tidak pernah melirik ku sedikitpun?” ia menyenderkan kepalanya ke dinding kelas yang kosong itu. Kenapa kau malah mengejar namja playboy itu? Kyuhyun tertawa miris. Kau tidak perlu mencari namja lain, aku setia menunggu mu, Ha Seul. Coba lirik aku sedikit saja..

Ha Seul.. sudah 2 tahun aku mengenalnya, dan selama 2 tahun itu pula dia menjadi sahabatku. Ya, sahabat. Tidak lebih dan tidak kurang. Status ‘sahabat’ saja sebenarnya sudah cukup. Sudah cukup menjadi sosok yang selalu mendengar curhatnya dikala ia sedih dan selalu berada disampingnya. Tapi tetap saja, aku menginginkan status ku More