Home

[Part 1] – Rising Sun

2 Comments

RISING SUN COVER2

OYOY!!! THIS IS REVINA ON CALLIN *tereak pake toa masjidil harom* 
*elus dada* akhirnya…. repina ngeluarin epep jugaaaa *senyum manis gery paste* berharap bisa mengahdirkan sesuatu yang berbeda eapsss 😀 bicara tentang cover yang aku bawa kali ini, tertulis di bagian bawah cover rrvina98.wordpress.com itutuh nama blog aku yang dulu sebelum di ganti jadi gyurantvina.wordpress.com *jelasin sok imut* jadiiii kalian jangan ngira kalo aku nyomot epep dari tangan orang lain eaps 😀

seperti biasaa… comment, saran, dan kritik pedas manis nya ditunggu yah, selama itu masih dalam segi positif dan dalam rangka membangun level dan kualitas aku dalam panggung menulis yaa

Selamat membaca..

“Rising Sun”
revina n

•••

Kill the enemies is my hobby
Playing with my guns is my activities
And breathing like an secret agent is my life
Im not a killer! Or something like that, I just trying to follow the direction of my life
Its just simply by me.. Han Yoo Ra

Department Of Korean Agent Building’s, Union Turpike, Queens, Jamaica, New York City
06.13 AM

Suara decitan sepasang sneakers seorang gadis yang bergerak terburu-buru menyusuri koridor gedung DKA  seakan mengikuti suara dentuman hati gadis tersebut yang menyuarakan kekacauan di otak nya sekarang ini. Tak berapa lama, ia sudah mencapai ruangan yang menjadi tujuan utama nya pagi-pagi datang kemari. Ruang kendali kerjanya yang seakan menjadi otak dari gedung ini, ah bukan, bukan hanya otak dari gedung agen ini melainkan otak dari seluruh perencanaan agen-agen dari seluruh dunia.

Ia membantingkan tubuhnya ke kursi kerjanya untuk mulai kembali focus dengan computer super canggih nya sekarang, setidaknya computer paling canggih dibandingkan dengan computer milyaran orang di alam semesta ini. Ia baru saja akan meng-klik data mengenai Bandar-bandar narkoba yang sudah siap untuk menjadi santapan para pembasmi mereka tersebut, ketika ponsel yang tak kalah canggih dengan komputernya berdentang keras dibalik saku celana jeans nya.

Yoboseyo1

   “Nuna2.. Ada kejadian tak terduga di tempat kejadian pagi ini, kami kehilangan Kapten Ali selama peringkusan, segera kirim personil lebih ke tempat kejadian”  ruak seseorang di balik ponsel dengan suara hampir tak terdengar dan sangat tergesa-gesa. Yoo-ra menggertakan giginya kesal karena lagi-lagi ia harus kekurangan personil terbaik nya. Kali ini, ia harus ikut turun tangan lagi.

Mwo3 !?.. Aish, buat pertahanan selama kami dalam perjalan untuk datang! Aku akan turun” balas yoo ra dengan terburu-buru lalu memutuskan jaringan secara sepihak dan beranjak untuk mengganti pakaian nya sebelum memastikan computer nya sudah off .

Sejak lama Yoo-Ra memang tidak bisa mempercayai kapten loyo satu itu, namun Jake–kepala DKA yang menjabat sejak tahun 2012 lalu–tetap saja mempercayai Ali untuk menangani kasus serius satu ini, yah kau tahu, Siblings, jalur yang Ali tempuh tersebut memang sudah salah sejak awal dan berakhir kematian nya, Yoo-Ra mungkin menjadi satu-satu orang yang berbahagia saat kematian Ali, mengingat betapa menyebalkan nya pria dengan sifat angkuh tersebut.

“Lee-Jun~a! Angkat semua anggota mu untuk ikut,” teriak yoo ra meng-interupsi ruangan para anggota team DKA  yang lengkap dengan leader mereka Lee jun, ia bergerak mengambil ponsel di saku rompi anti peluru nya dan memencet-mencet ponsel nya sebelum terhubung dengan ayah nya di korea,

Appa4!” sahut yoo-ra dengan lembut, meski orientasi otaknya kalang kabut kesana kemari

   “Anaku! Bagaimana keadaan mu di sana? Ayah sangat merindukan mu nak” balas pria paruh baya di seberang telfon kembali mengeluarkan air mata bahagia karena mendengar suara langsung anak nya, tidak aneh memang, karena Yoo-ra dan keluarganya sudah terpisah 3 tahun tanpa bertemu sedikit pun semenjak Yoo-ra menjadi Queil dan dalam waktu cukup dekat setelah Trainee Queil di tetapkan menjadi Capten Of World Agent.

Appa.. aku tidak bisa bicara banyak sekarang, pagi ini aku akan menjalankan tugas ke lapangan lagi. Doakan aku semoga berjalan lancar, agar besok siang aku dan Dae-Jun bisa menginjakan kaki ku di korea lagi dan bertemu dengan kalian.”

   “Kau akan mempertaruhkan nyawa mu lagi nak? Jaga adik mu dengan baik. Ayah selalu mendoakan yang terbaik untuk mu. Cepatlah pulang! Selamat bertugas!”  Ujar Han-Seuk~gil dengan bangga, ayah dari gadis bernama Yoo-ra tersebut. Gadis muda berbadan mungil dan tegap tersebut mengembangkan senyum simpul nya sekejap lalu mengangguk.

“Aku akan menjadi yang terbaik!” Tegas Yoo-Ra tanpa menghilangkan senyum simpul nya lalu menutup telfon dan mengembalikan ponsel nya ke dalam saku rompi nya lagi. Dalam hitungan detik Queil yang menjadi anggota terbaik nya sudah berkumpul lengkap dengan persenjataan dan juga peralatan professional yang akan dibutuhkan selama peringkusan.

More

Advertisements

Last Minute [Ficlet]

2 Comments

last minute.

마지막 순간

— Last Minute —

[ Ficlet | FailedAngst, FailedAction | Teen ]
starring EXO‘s Kai
and f(x)‘s Krystal

by

Eunike

I only own the story and art ]

***

Kegelapan merengkuhku erat. Melenyapkan cahaya yang memercik diantara kekelaman.

***

Countdown now…

3

2

1

.

.

Perang telah sampai pada titik klimaks, kami dari tim Korea Selatan terus berjuang keras ditengah-tengah teriknya matahari. Berusaha mengabaikan mayat yang bergelimpangan di sepanjang jalan, menatap lurus ke depan dan menanti akhir dari mimpi buruk ini.

Bangunan yang dulu acap kali kujumpai kini telah hancur menjadi puing-puing tak berarti. Bahkan satu persatu dari kami telah tumbang, meninggalkan segelintir orang yang diharap dapat meneruskan bangsa ini.

More

[FF project] Las Vegas In Love [2/2]

2 Comments

Author: Summer Lee
Genre: Romance
Rating: General
Main cast: Summer Lee dan Ok Taecyeon
Support cast: See Hwang (OC), Park Ha Rin (OC), Shin So Hyo (OC), Park Alex Joxvinci (OC), Kwang Hoon (OC), JungSoo (OC)
Summary: Summer adalah yeoja blasteran Korea-Amerika yang berumur 19 tahun. Appa dan umma-nya memiliki bisnis bar and casino yang tersebar di seluruh dunia. Namun, dia tak mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan bisnis kasino keluarga miliknya.

 

Las Vegas In Love

“Aku punya petunjuk. Aku kenal seorang karyawati yang bekerja di kantor appa-ku. Dia bernama Park Ha Rin dan tinggal di Roma. Nomor handphone-nya telah diganti, jadi aku tak mungkin menghubunginya. Memang sih, petunjuk yang aku miliki masih berkaitan dengan Roma.” katanya sambil memalingkan wajah.

“Jadi jalan keluar kita hanya satu, yaitu pergi ke Roma. Apa kau tak punya petunjuk lainnya?”

“Ani. Petunjuk-ku hanya itu satu-satunya. Aku tak kenal dekat dengan para karyawan appa maupun umma.” Dia masih tidak mau menatap-ku.

“Hmmm, aku harus permisi dulu. Aku butuh ke toilet.”

Ketika di toilet, aku mencoba menghubungi Alec.

“Yeoboseyo, Taecyeon-ah. Ada apa? Kau baik-baik saja? Apa kau mendengar kabar dari Summer-ah?”

“Yeoboseyo, Alec-ah. Aku baik-baik saja. Bisa kau bantu aku?” kataku dengan cepat.

“Ne, aku pasti akan membantumu. Memangnya apa yang kau butuhkan?” Alec nampaknya sudah lupa perihal pertanyaannya tentang Summer yang kuabaikan.

“Aku butuh 2 tiket pesawat ke Roma besok siang. Apa kau bisa mencarikannya secepat mungkin?”

“Tentu saja, itu masalah gampang. Kelas business, ‘kan?” Alec memang mengerti apa yang aku butuhkan.

“Yes, you’re right. Sebaiknya segera kabari aku jika kau sudah dapat. Dan satu lagi, aku tidak butuh tiket pulang-nya. Gomawo, Alec-ah.”

“Ya, Summer-ah. Mian aku agak lama di toilet.” Aku memohon maaf dengan wajah memelas.

“Ah, tidak apa-apa, kok.” Summer hanya menatap mataku sekilas dan langsung memalingkan wajah-nya lagi.

“Apa makanan kita sudah datang?”

“Belum.”

Everyone put your hands up
And get your drinks up

Ah, telfon dari Alec! Ini pasti menyangkut tiket yang kupesan tadi.

“Mengapa kau tidak angkat telfon-nya? Mungkin saja itu penting.” sahut Summer. Aku pun mengiyakan dan menerima telfon tersebut agak jauh dari kursi kami.

“Yeoboseyo, Taecyeon-ah. Tiketmu sudah ada. Coba kau cek e-mail-mu. Tadi sudah kukirimkan nomor tiket-nya. Pesawatnya berangkat pukul 1 siang. Memangnya kau ada urusan apa ke Roma?”

“Nothing. Gomawo, Alec-ah. Aku akan segera cek e-mailku.” Dengan lega aku kembali ke kursi-ku .

“Taecyeon-ah, makanan kita sudah ada!”

“Ah, asiiiik! Kajja kita makan, Summer-ah.” Aku berusaha menularkan suasana bahagia yang sedang kurasakan kepadanya.

Summer POV

“Gomawo, Taecyeon-ah. Ice cream-nya sangat enak.” kataku dengan senyum kecil.

“Haha, cheonma..” Taecyeon pun menarikku dan tanpa terasa, salju turun perlahan-lahan.

“Summer-ah, lihat! Salju-nya indah sekali, ya?”

“Ne, aku selalu suka salju.” Setelah mendengar itu, dia menatap mata-ku dalam lalu mendekat.

“Kau sangat mirip salju, Summer-ah. Putih suci, namun More

[FF project] Las Vegas In Love [1/2]

4 Comments

Author: Summer Lee
Genre: Romance
Rating: General
Main cast: Summer Lee dan Ok Taecyeon
Support cast: See Hwang (OC), Park Ha Rin (OC), Shin So Hyo (OC), Park Alex Joxvinci (OC), Kwang Hoon (OC), JungSoo (OC)
Summary: Summer adalah yeoja blasteran Korea-Amerika yang berumur 19 tahun. Appa dan umma-nya memiliki bisnis bar and casino yang tersebar di seluruh dunia. Namun, dia tak mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan bisnis kasino keluarga miliknya.

 

Las Vegas In Love

Summer POV

“Yeoboseyo?” Aku mengangkat telfon dari nomor yang tidak kukenal.

“Summer-ya, ini Alec. Kau jadi main hari ini?” Oh, ternyata Park Alec Joxvinci yang menelfon. Namja itu adalah sahabat sejak kecil-ku, dan juga merupakan teman main kasino yang paling sering menghubungi-ku.

“Ya! Kau ganti nomor-mu lagi? Ne, aku main hari ini. Di Royale dekat 5th Boulevard itu, ‘kan? Aku akan segera ke sana 20 menit lagi.”

“Yup, I changed my number sejak 1 menit yang lalu. Oh, alright then. Aku sudah menunggu di sini bersama yang lain-nya. We’ll play some rounds then have dinner di restaurant milik Sooyoung, sepupuku.”

“Okay. I’ll be there soon. Take care!” Aku pun segera memutus sambungan telfon tersebut. Sambil memoleskan make-up, aku mengenakan little black dress by Vera Wang yang baru dibeli semalam, Red Louboutin dan membawa clutch dari Prada. Sebelum pergi, tak lupa kuambil kunci mobil yang tergeletak di atas meja makan. Lalu, ku-kemudikan mobil ini dengan kecepatan normal.

Sesampainya di Royale, aku mencari-cari sosok Alec. Dan, there he go.

“Summer-ya! Come here!” teriak Alec sambil melambaikan tangan. Ketika Alec memanggil namaku, semua orang yang ada di ruangan tersebut seperti ter-hipnotis. Mereka tak menyangka bisa melihat the master of casino from Las Vegas hanya beberapa meter dari tempat mereka berada. Aku hanya mengerling kepada setiap orang kulewati, dan sampailah aku di meja yang telah dipesan Alec. Dan ya, seperti biasanya, aku adalah satu-satunya yeoja yang main di sini.

Ketika aku duduk, seorang namja dengan kulit mulus, badan yang indah dan wajah yang sangat tampan berada di sampingku.

“Annyeong, kau Korean, right?” tanya namja tersebut dengan wajah yang oh-I’m-so-Korean.

“Annyeong, ne I’m half Korean, actually. Kau pasti pure Korean, ‘kan?” aku balik bertanya kepada namja tersebut dengan agak malas.

“Hahaha, yes. I’m so Korean. Anyway, Ok Taecyeon imnida.” Ok Taecyeon tersebut mengulurkan tangan-nya dan berusaha menyalamiku.

“Summer Lee imnida.” jawabku dengan angkuh tanpa menghiraukan uluran tangannya.

“Hm, we’ll see how this yeoja plays.” katanya sambil menatapku sinis. More