Home

THE LAST SHOW

2 Comments

[ THE LAST SHOW ]

Author abal : heeelf

Cast: SJ

Genre: Family, Sad(?) Angst(?)

Author said : ini terinspirasi gara gara foto Ki Bum yang di gedung SM kesebar . Huaaa! siapa yang mau Ki Bum balik!!!?? *angkat kolor kibum*

eh sekali lagi, ini fiksi, bukan nyata . dan ini baal banget ~ 

Image

Terkadang di dunia ini kasih sayang masih kalah dibanding dengan kekuasaan –heeelf

Aku berdiri di depan kaca besar di ruangan dance practice . Menatap diriku sendiri . Aku menyalakan music nya dan memejamkan mataku. Kubiarkan tubuhku bergerak sebebas bebasnya mengikuti irama music.

“You outta control What is your mind
Jebal juwireul dorabwa juhlmangui nunbichi boijanha
Stop bangin’ my head My eyes gone red”

Entah berapa kali aku memutar ulang lagu itu, tubuhku seperti robot yang tak kenal lelah. Terus bergerak dan membuatku semakin bahagia

“Cepatlah keluar, Presdir sudah kembali, kau bilang kau ingin bertemu dengannya” suara manajer Jung menyadarkanku dari dunia indahku . Aku langsung tersenyum kecil sambil mengangguk dan membereskan perlengkapanku tadi .

“Kau yakin?” tanya Manajer Jung ketika aku melangkah keluar dari ruangan itu . Aku pejamkan mataku sejenak lalu mengangguk pasti.

“Semua akan baik baik saja kan hyung? Mereka juga pasti akan baik baik saja kan?” kataku . Manajer Jung menepuk pundakku dan tersenyum.

~

Aku kembali menatap gedung pencakar langit yang baru saja aku masuki. Aku mengangguk pasti, meyakinkan diriku bahwa inilah keputusan terbaikku .  Aku membalikkan badanku dan berjalan menjauhi gedung yang sudah lama menaungiku. Langkahku terasa berat, ingin rasanya aku berbalik lagi ke gedung itu dan berlari memeluk semua keluargaku disana. Tapi setengah hatiku yang lain terus memaksaku untuk melanjutkan jalanku, menjauhi gedung ini.

Aku menghembuskan nafasku lagi. Melepaskan sesak yang ada dalam hatiku Memang berat. Tapi keputusan tetaplah keputusan, aku harus menerima segala resikonya.

Bangkok, Thailand 23rd March 2013

“Fanmeeting nya sudah selesai , kau boleh pergi kemanapun sekarang. Banyak makanan khas yang harus kau cicipi disini! Semuanya enak” kata Manajer Im. Aku terus saja menggenggam tiket yang sejak tadi sudah berada di tanganku . Aku menggelengkan kepalaku

“Aku tak ingin kemanapun, aku ingin kembali ke Korea sekarang juga” kataku pasti

“Wae? Kau tidak lelah? Beristirahatlah dulu lalu sehari atau 2 hari disini baru kau kembali ke Korea” kata Manajer Im . Aku berdiri tidak sabaran . Aku ingin tepat waktu . Aku rindu suasana bersama keluargaku

“Aku pergi sendiri kalau begitu”

“YAK! YAK! YAK! Tunggu aku” Manajer Im mengejarku yang berjalan setengah berlari sambil menggerutu kesal

Seoul Olympic Park, March 23rd 2013

“Ramai sekali disini, kau bisa ketahuan” kata Manajer Im

“Tidak usah khwatirkan aku, kau pulanglah hyung, aku bisa sendiri” kataku yakin

“Tapi kau tanggung jawabku” sanggah manajer Im

“Tapi aku sudah berumur 25 tahun hyung. Apakah itu belum cukup dewasa?”

“Baiklah aku lelah berdebat denganmu. Tapi ingat, kalau terjadi apa apa segera telepon aku! Arra?”

“Tapi aku lupa nomor teleponmu” aku tertawa lalu berlari menghindari omelan Manajer Im yang pastinya akan sangat panjang dan memekakan telinga.

Gate telah dibuka. Semua orang memasuki gate dengan ceria . Aku mengeratkan topiku dan jaketku . Lalu berjalan masuk . Aku duduk di barisan paling depan . Supaya aku bisa melihat semua keluargaku. Baru selangkah aku memasuki gate itu, tiba tiba kembali terngiang di telingaku perkataan Young Min sajangnim.

“Parasit tetaplah parasit. Aku sudah mendebutkanmu sebagai actor sesuai kemauanmu, tapi kau malah mengundurkan diri?”

“M-mianhaeyo seonsaengnim”

“Baiklah mungkin benar kata kata orang tentangmu, bahwa kau hanya berlindung dibawah bakat-bakat unik hyung hyungmu. Kau sama sekali tidak memiliki talenta”

Kakiku terhenti setelah aku mengingat perkataan Young Min seonsaengnim . Aku memandang sekeliling stadium yang luas dan megah ini,  Perasaan tidak pantas kembali menahan langkahku. Aku membalikkan tubuhku dan bersiap berlari menjauhi semua ini. Tiba tiba mataku menangkap poster bergambar diriku dan bertuliskan “WE MISS U”

“Kau membawa banner nya?” kata teman disebelahnya

“Ya tentu saja. Siapa tahu dia menonton dan melihat ini dan dia memutuskan untuk kembali lagi. Lagipula kemarin dia mengunjungi gedung SM kan? Bukankah itu sebuah titik terang?”

“Yah nothing impossible, aku harap dia kembali lagi bersenang senang bersama kita. sungguh aku rindu sekali dengannya.”

Aku mendengar semua percakapan mereka tadi. Aku tersenyum senang . Aku membalikkan tubuh dengan yakin lalu bergegas menuju seat yang telah kupesan. Aku duduk dengan bahagia .

Konser pun dimulai. Satu persatu dari mereka memperkenalkan dirinya dengan gaya mereka masing masing. Mereka sungguh tidak berubah . Sederhana dan sedikit gila. Ya mereka, keluargaku

Dong Hae dan Yesung hyung sepertinya melihat keberadaanku mereka tersenyum dan mengangguk kearahku, memberikanku keyakinan.

VCR Marry U ketika SS1 diputar . Dan aku kaget ketika melihat wajahku tampil di layar dan seketika semua ELF berteriak histeris. Maafkan aku ELF. Semua ini telah kuputuskan

FLASHBACK

Aku berdiri di depan kaca besar di ruangan dance practice . Menatap diriku sendiri . Aku menyalakan music nya dan memejamkan mataku. Kubiarkan tubuhku bergerak sebebas bebasnya mengikuti irama music.

“You outta control What is your mind
Jebal juwireul dorabwa juhlmangui nunbichi boijanha
Stop bangin’ my head My eyes gone red”

Entah berapa kali aku memutar ulang lagu itu, tubuhku seperti robot yang tak kenal lelah. Terus bergerak dan membuatku semakin bahagia

“Cepatlah keluar, Presdir sudah kembali, kau bilang kau ingin bertemu dengannya” suara manajer Jung menyadarkanku dari dunia indahku . Aku langsung tersenyum kecil sambil mengangguk dan membereskan perlengkapanku tadi .

“Kau yakin?” tanya Manajer Jung ketika aku melangkah keluar dari ruangan itu . Aku pejamkan mataku sejenak lalu mengangguk pasti.

“Semua akan baik baik saja kan hyung? Mereka juga pasti akan baik baik saja kan?” kataku . Manajer Jung menepuk pundakku dan tersenyum.

Aku mengetuk pintu ruangan CEO SMent, Young Min seonsaengnim .

“Masuklah Kim Ki Bum-ssi”

“Annyeong hasseyo seonsaengnim, oraenmanijyo, jaljinaesseyo?” kataku sambil membungkuk

“Tidak usah berbasa basi, mari kita langsung membicarakan inti dari permasalahan ini”

“Seonsaengnim, mohon maafkan aku.”

“Ki Bum-ssi, aku heran sebenarnya apa maumu”

“Nde?” kataku heran

“Parasit tetaplah parasit. Aku sudah mendebutkanmu sebagai actor sesuai kemauanmu, tapi kau malah mengundurkan diri?”

“M-mianhaeyo seonsaengnim”

“Baiklah mungkin benar kata kata orang tentangmu, bahwa kau hanya berlindung dibawah bakat-bakat unik hyung hyungmu. Kau sama sekali tidak memiliki talenta”

“Seonsaengnim boleh meremehkanku, tapi sejujurnya, aku hanya lelah hidup seperti ini . Aku ingin bertemu mereka kapanpun yang kumau. Aku ingin bebas tanpa terikat lagi dengan SMent. Aku lelah melihat banyak fansku khawatir sampai kapan aku vakum dari grup” jawabku tegas

“Tapi dengan cara seperti ini, maka kekhawatiran fans mu menjadi sia sia? Penantian mereka sia sia. Dan mereka akan mengecapmu sebagai manusia keji”

“Lalu jika aku bertahan, akankah anda mengembalikanku ke grup ku? Ke Super Junior? Tidak. Setiap tahun kau terus memperpanjang kontrak ku sebagai actor, dan ka uterus berkata bahwa setelah itu aku akan kembali ke SJ, tapi nyatanya? Anda hanya membuatku merasa terombang ambing. Dan juga membuat fans fansku menjadi lebih khawatir, jadi lebih baik akhiri saja ini.”

“hah. Daebak” kata seonsaengnim meremehkan

“Baiklah kalau itu maumu. Kau tidak ingin melanjutkan kontrak lagi dengan kami ? Begitu?” lanjutnya Aku mengangguk mantap

“Baiklah. Keluar dan jangan pernah menyentuh gedung ini lagi Ki Bum-ssi”

“ne” sahutku penuh amarah.

Aku keluar dari ruangan CEO dan mendapati para member SJ sudah menatapku dengan tatapan marah. Ah Aku lupa mereka akan membuat VCR di sini,

“Ki Bum-ah, ayo bicara dengan kami” kata Yesung hyung tegas

Kami telah duduk di ruangan dance practice yang kupakai tadi.Aku tersenyum senang,berkumpul seperti ini dengan mereka sudah lam sekali ya rasanya.

“Hyung, jaljinaesseo?” kataku sambil menatap Hyungku satu persatu

“Ryeowook-ah, Kyuhyun-ah, neo do jaljinnaesseo?” kataku sambil tersenyum kearah mereka

“Ki Bum-ah. Neon gwaenchanna? Apa maksudmu kau ingin menghentikan kontrak dengan SM?” kata KangIn hyung membuka percakapan.

“Ah. Itu..” aku merasa tidak enak mengatakannya

“Malhae Ki Bum-ah” kata Yesung hyung sambil menyentuh pipiku . Aku memandang kesemua member. Tatapan mereka mengintimidasi. Dan menuntutku untuk segera berbicara.

“Aku lelah hyung. Mianhae”

“lalu setelah ini, kau akan kemana?” tanya Yesung hyung

“Aku kembali ke amerika. Disana jauh lebih baik” kata ku sambil menghembuskan nafas panjangku

“Yak ! Kenapa kau putus asa ? Bukankah kau yang memilih untuk mencoba dunia drama? Sekarang kenapa kau mundur? Kau tidak memikirkan perasaan kami?” kata Eunhyuk menahan marah

“Tidak ada yang perlu disalahkan disini Eunhyuk-ah, kau tenanglah” kata Yesung hyung menenangkanku. Ah Yesung hyung masih sama. Dia selalu menjadi penengah diantara kami . Dan selalu menjadi orang yang mengalah demi dongsaengnya .

“Mereka menawariku untuk terjun ke dunia acting, aku fikir aku hanya perlu vakum 1 tahun dari SJ lalu kembali lagi, tapi nyatanya? Mereka terus memperpanjang kontrakku. Aku rindu berkumpul dengan kalian” kataku jujur. Pandangan mereka lama kelamaan melembut, tidak setajam tadi setelah aku mengatakannya.

“Lagipula aku tidak pantas bersama Super Junior, aku tidak memiliki talenta” kataku sambil menundukkan kepalaku . Shindong hyung mengangkat kepalaku , menatapku dengan matanya yang berkaca kaca .

“Berhenti berbicara tidak pantas. Semua orang punya kelebihan, dan tentunya aku punya banyak kelebihan” Aku mengalihkan pandanganku dari mata Shindong hyung, aku masih merasa tidak pantas

“Ki Bum hyung, harusnya aku yang keluar. Aku yang mengusik kalian. Seharusnya aku yang mundur Ki Bum-hyung. Banyak ELF yang merindukanmu”

“Berhenti berbicara kalian semua . Berhenti meremehkan diri kalian sendiri. Super Junior itu sempurna jika 13 bintang bersatu. Jika slah satu hilang, maka SJ  kehilangan kata “sempurna” nya” kata Dong Hae menengahi .

“Kau bagian dari 13 bintang itu Kyu, Ki Bum, Shindong hyung dan semua member lain. Tanpa kalian , Super Junior bukanlah apa apa” lanjut Dong Hae

“Aku tahu, aku pemilik senyum sempurna , mana mungkin SJ bisa bertahan tanpa ku!” kataku sambil tertawa. Aku ingin membuat kenangan manis tentang SJ untuk terakhir kalinya, aku tidak mau menangis, aku hanya ingin tertawa bersama mereka

“PLETAK” jidatku terasa sakit karena seseorang telah menyentilnya dengan keras. Aku murka saat aku tahu Kyuhyun menyentil jidatku

“Neo!” kataku geram

“Kau salah! Aku pemilik senyum paling sempurna. Evil smile!”

“Aku visual di SJ, akulah yang memiliki senyum sempurna itu” Siwon hyung yang sedari tadi terdiam ikut menimpali. Membuat kami tertawa

“Kalian belum melihat gummy smile ku? Hah? Ini sangat indah” balas eunhyuk yang baru saja membersihkan wajahnya dari tangisan

“Tentu saja senyum eternal magnae yang cute yang menang!” balas ryeowook

“Aku King of Selca, jadi akulah yg menang!” kata Yesung hyung ikut menimpali

“Cih… foto2 nya saja seperti foto2 untuk In Memoriam.” Kata Kyuhyun membuat semua member tergelak

“Kau benar Kyu, berapa umurnya? Masih bertingkah seperti remaja yang baru memasuki masa akil balig” kataku sambil tertawa.

“Itu namanya tidak tahu diri,” timpal Kang In

“Kalian semua kejam!!!” Kami tertawa melihat ekspressi Yesung hyung yang sangat marah . Tiba tiba Yesung hyung memelukku ,

“Lihat saja nanti ketika SS5 digelar di amerika akan kubalas kau ki Bum, jangan berusaha menghindar, aku akan membunuhmu” kata Yesung hyung sambil menahan tangisnya

“Bagaimana dengan pertemuan rutin kita Ki Bum-ah? Masih bisakah kau 1 bulan sekali pulang ke korea? Ah aku pasti merindukanmu” kata Dong Hae hyung sambil memelukku dan yesung hyung diikuti semua member . Aku tidak bisa mengatakan apapun, hanya air mata yang keluar . Inilah keluargaku, keluarga Super , yang mampu menguatkanku disaat sulit sekalipun. Keluargaku yang selalu mendukung semua keputusanku . Keluargaku yang akan selalu aku jaga .

~

Konser telah berakhir 3 jam yang lalu, gedung telah kosong, tinggal para kru yang membereskan peralatan konser. Aku masih disini sendiri menatap semua nya . sambil menunggu jadwal keberangkatanku  1 jam lagi , aku rasa aku tidak ingin kemana mana.

“Ki Bum-ah! Mari adakan SS5 encore!” suara Shindong Hyung mengagetkanku,lalu member lain naik kembali keatas panggung. jadi mereka belum pulang? Astaga. Dong Hae menarikku keatas panggung dan music mulai dinyalakan .

Cause I can’t stop
no I can’t stop
neoreul cheom boge dwe-eosseo
neol weonhaji anko gyeondilsuga isseulkka
geureoke chyeoda bojima
neowa-ui game eul ajik shijak anhaesseo
na-egeseo tarojeomeul bwa
neo-ui isanghyeong chaja bwajulteni
geu namjaga naega dwege haejulteni


cause I can’t stop thinking about u girl
neol naekkeoro mandeulgeoya
no I can’t stop thinking about a girl
nae uri-ane gadugo shipeo

Para member menari dengan mahirnya, aku hanya melihat mereka dari ujung panggung. Eunhyuk menarikku paksa

“Ya! Siapa yang menyuruhmu berdiri disitu! Ayo aku ingin mengetesmu, jangan jangan kau sudah lupa dengan tarian lagu ini!” kata Eunhyuk hyung sambil menjewer telingaku . Aku tertawa

“Aku pasti jauh lebih baik darimu hyung!” kataku sambil tersenyum mengejek sambil mulai menggerakkan badanku sesuai irama.

neol naekkeoro mandeulgeoya
no I can’t stop thinking about you girl
nae uri ane gadugoshipeo
neo-ui natsseon hyanggi-eseo chu-eogeul tteo-ollyeo
baraboneun geudae nunbichi nae shimjangeul ullyeo
ji-uryeo haedo soyongeopshi kkeuttto-eopshi
neoreul hyanghae dallyeo naega geudaereul gatkkesseo
neoreul gatkki wihaeseo mweodeungeol da geolgo
jeonbu ilke dwendahaedo
imi ge-imeun shijakttwaenneungeol jal aradweo
ije neo-ui namjaneun baro narangeol

Eunhyuk hyung maju mendekatiku sambil berbisik

“Inilah rap paling sempuran di SJ, kau dan aku!” kata Eunhyuk hyung sambil tersenyum

cause I can’t stop thinking about u girl
neowa hamkke itkko shipeo
no I can’t stop thinking about you girl
nal yeogi dugo gabeorijima
cause I can’t stop thinking about u girl
neol naekkeoro mandeulgeoya
no I can’t stop thinking about you girl
nae uri ane gadugoshipeo

Lagu berhenti lalu kami merebahkan diri kami diatas panggung lelah namun gembira. Aku melihat jam tanganku. Ah 20 menit lagi . Aku harus pergi sekarang

“Aku harus pergi” kataku sambil tersenyum kecut

“Pergilah. Tapi kau harus sering2 mengunjungi kami.” Kata Kyuhyun sambil menepuk pantatku . Member lain tersenyum mengikhlaskanku

“Pasti”

“Ki Bum. Kau dongsaeng kami, sekarang dan sampai kapanpun” kata Dong Hae hyung . Membuat air mataku kembali terkumpul . Yesung hyung dan Siwon hyung menyodorkan banner bertuliskan namaku yang mereka ambil saat konser tadi.

“Bawalah . agar kau selalu ingat dengan ELF” kata Siwon hyung. Aku mengangguk . Kyuhyun merogoh celanaku dan menemukan ponselku. Dia mengutak atik ponselku lalu memberikannya padaku

“Disitu ada nomor teleponku, jangan berani2 menghapusnya arra!” kata Kyuhyun mengancam. Aku mengangguk.

Kami berpelukan lagi. Merasakan kekuatan yang sangat dalam diantara kami . Aku yakin mereka sedang menahan tangisnya sekarang.

“Mianhae~” kataku sambil terisak

“Saranghae” kataku pada mereka lalu kembali melanjutkan perjalananku . Selangkah demi selangkah, dan menjauh.

Aku menghirup udara korea sebanyak banyaknya sebagai bekalku selama di amerika .  Jika dulu aku tidak mengikuti audisi itu, maka aku tidak akan mengenal keluarga hebat itu. Terimakasih SM. Terimakasih Korea.

Aku memandangi foto kami saat kami memenangkan SBS  Inkigayo untuk petama kalinya . Aku rasa selama perjalanan Seoul-Amerika aku hanya akan sibuk dengan pikiran ku yang memutar kembali masa  masa itu . Sebelum pesawat landas, aku menyempatkan untuk mengirim tweet ke twitter ku

“I LOVE SJ AND ELF FOREVER. I’M SORRY . I WILL MISS YOU ALL”  aku matikan ponselku ketika tulisan “tweet sent” muncul . Aku merenungi kembali tentang keputusanku. Aku masih punya beberapa menit untuk keluar dari pesawat sebelum pesawat landas. Tapi tubuhku membatu seolah ada yang menahannya . Dan akhirnya sampai sang pramugari mengumumkan bahwa pesawat akan landing, aku masih duduk disitu . Ya , sekarang pesawat yang kunaiki telah sampai di Bandara Internasional San Francisco

Aku ambil barang bawaanku dan melangkah keluar , entah kenapa langkahku terasa sangat berat, aku merasa bahwa banyak sekali hal penting yang kutinggalkan di Korea. Dan apakah aku harus memesan tiket untuk kembali lagi ke Seoul? Aku sungguh bingung dengan fikiranku sekarang.

Perasaan bersalah kembali menikamku, mungkin inilah yang dirasakan oleh Hangeng hyung dulu ketika memutuskan untuk meninggalkan SJ. Aku merasakannya sekarang . Aku merasa telah mengecewakan semua orang

“Apapun keputusanmu kami akan selalu mendukungmu Ki Bum, asalkan itu demi kebebasan dan kebahagaiaanmu” Perkataan Leeteuk hyung menguatkanku kembali. Menegapkan langkahku yang tadinya semakin berat . yah mungkin orang orang marah padaku. Tapi aku juga masih punya ELF dan tentunya SJ . yang pastinya akan selalu mendukungku . Jadi mari kita jalani semuanya dari awal!

“Selamat Tinggal Ki Bum Super Junior, mulai sekarang kau harus menjalani hidupmu dengan nama Kim Ki Bum, tapi ingat selamanya Ki Bum tetaplah bagian Super Junior, di hati ELF dan di hati SJ.” Gumamku setelah aku memijakkan kakiku di bandara internasional san francisco

~

Image

 

Advertisements

Just Once

Leave a comment

Cast : Cho Kyuhyun, Kim Hwan Hee, Kim Gyu Ri, Lee Dong Hae, Yesung
Genre : Angst(?) atau weird? Kekeke
Author : Hee~ELF wp: http://heeelfworld.wordpress.com
Ngoceh bentar : Annyeonghasseyo!! Jeo neun kim hwan hee imnida, panggil aja hee~ gausah author kekkek Perkenalkan saya author baru disini, dan ini pertama kaliny saya ngepost ff disini 
Okeydeh ide baal muncul ketika ngeliatin poster Kyuhyun, dan abis dengerin lagu Kyuhyun yang Just Once ~jadi kepingin bikin ini deh . Oke ini jauhhh banget dari kata sempurna, syukur banget deh kalo ada yang mau baca . apalagi komen kekeke

Cho Kyuhyun memasuki sekolah yang kini ia pimpin , hari ini murid murid tidak masuk sekolah karena memang ini hari sabtu, sudah seharusnya mereka libur . Kyuhyun berjalan masuk ke dalam kelas 1-2, dia berdiri di depan pintu kelas itu , menghirup aroma kelas yang selalu berbeda dari kelas lainnya . Bahkan debu disini tidak terasa menyesakkan dadanya . Disini dia merasa tenang, Ya disini dia mencium aroma kenangan . Kenangan yang manis, yang terkadang membuat Kyuhyun sedikit menyesal telah membuang kenangan itu begitu saja
Flashback
“Hey kau! Kenapa sepatu mu seperti itu? Kau mau sekolah atau berladang? Hahaha hey coba lihat sepatu orang ini” Seorang laki laki bernama Cho Kyuhyun menahan seorang gadis bernama Hwan Hee yang sedang memasuki kelas nya dengan buru buru .Hwan Hee mendelik kesal kearah Kyuhyun dan teman temannya yang sengaja menghalangi jalannya .
“Kau bisa minggir?” bentak Hwan Hee kesal
“Hey , kau barusan membentakku?” tanya Kyuhyun sambil mendelik kearah Hwan Hee
“Lalu kau fikir siapa lagi?” tantang Hwan Hee
“Kau berani membentakku?” tanya Kyuhyun sambil menatap Hwan Hee berang .
“Ya, kenapa tidak? Kau salah . Yang salah harus diperingati” kata Hwan Hee tegas . Sesaat Kyuhyun memandang mata gadis dihadapannya , matanya tidak terlalu besar, tapi tidak sipit . Dibalik kelopak mata itu, tersembunyi manik mata berwarna hitam pekat, tajam, namun meneduhkan, mata yang jarang Kyuhyun temui . Sesaat Kyuhyun menyadari kalau wanita ini menarik untuk nya.
“Lain kali jangan menghalangi orang yang sedang berjalan” sambung Hwan Hee sambil menyenggol pundak Kyuhyun kasar . Menyadarkan Kyuhyun dari lamunan tentang mata gadis itu .
“Yak!” Kyuhyun berteriak setelah sadar dari khayalnya tadi . Namun gadis itu sudah terlanjur melewatinya,kemudian gadis itu berbalik, lalu menjulurkan lidahnya kearah Kyuhyun
Kim Hwan Hee , hari ini adalah hari pertamanya masuk sekolah. dia bangga bisa lulus dari SMP nya dan kini dia berhasil lulus tes masuk Namsan Senior High School . Dia tidak tidur sepanjang malam karena terlalu bersemangat memikirkan hari nya esok . Dimana ia akan bertemu teman teman baru yang menyenangkan .
Tapi khayalan tetap saja khayalan, tidak selalu sesuai dengan kenyataannya, pagi ini dia sudah mendapat kesialan, saking senangnya ia berlari menuju sekolah barunya itu, ia tersandung , dan kainya terendam di selokan . Maka dari itu sepatunya menjadi kotor . Di sekolah bukannya mendapat teman baru yang mengasyikan, dia malah bertemu dengan musuh baru . Cho Kyuhyun
“Hari menyebalkan, teman yang menyebalkan” gerutu Hwan Hee ketika pelajaran dimulai
“Hey, apa yang menyebalkan? Aku?” kata Kyuhyun yang duduk disebelah Hwan Hee
“Kau jelas tahu jawabannya kan” kata Hwan Hee kesal
“Siapa namamu?” tanya Kyuhyun lagi
“Namaku? Bagaimana denganmu?” Hwan Hee balik bertanya
“Bodoh! Apakah ada orang yang ditanyai namanya malah menjawab seperti itu?” Kyuhyun geram
“Ada. Buktinya tadi aku menjawab seperti itu” kata Hwan Hee sambil terkikik
“Kau! Dasar sial” kata Kyuhyun sambil menjitak kepala Hwan Hee
“Kau tahu kan ini saikit? Jadi tunggu balasanku” kata Hwan Hee sambil mengusap pelan kepalanya
“Baiklah kutunggu kau nona” kata Kyuhyun sambil tersenyum evil
16:00 PM Jam Pulang Sekolah
Hwan Hee bergegas pulang karena ia harus bekerja membantu ibunya di kedai kopi milik almarhum ayahnya.
“hey nona cantik . Mana pembalasanmu? Kau takut?” hadang Kyuhyun ketika Hwan Hee sudah berada di depan pintu kelas mereka
“Besok saja, aku sedang buru buru” kata Hwan Hee kesal
“Aku maunya sekarang!Aku ingin tahu seberapa kuatkah dirimu” kata Kyuhyun sambil menghalangi Hwan Hee lagi
“Baiklah!” Hwan Hee mendekati Kyuhyun, lalu memukul kepala bocah itu hingga menimbulkan luka yang cukup parah
“Kau tak tahu kan kalau aku ini jago beladiri?” kata Hwan Hee sambil berjalan meninggalkan Kyuhyun yang kesakitan
Sejak itu mereka sering bertengkar , hingga akhirnya mereka menjadi teman dekat dimana ada Kyuhyun pasti ada Hwan Hee, begitu sebaliknya . Mereka seperti sepasang kekasih di sekolah itu
FLASHBACK END
Kyuhyun meraba kepala sebelah kiri nya lalu tersenyum, masih ada benjolan kecil di kepalanya itu . Ya, sampai sekarang luka itu membekas . Kyuhyun merogoh saku celananya sebuah mp3 player berwarna biru gelap beserta headset yang berwarna senada . Milik Kyuhyun? Bukan, mana mungkin Cho Kyuhyun pemimpin sekolah ternama di Seoul dan pendiri perpustakaan terbesar nomor 1 di Korea memakai mp3 player yang mungkin hanya seharga 10.000 won?
“Kyuhyun-ah? Kau sedang apa?” protes Hwan Hee ketika headset sebelahnya dilepas oleh Kyuhyun
“Mendengarkan lagu” kata Kyuhyun santai
“Ciss!” Hwan Hee menggeleng kesal, lalu kembali melanjutkan membaca bukunya mempersiapkan dirinya untuk Ujian akhir yang tinggal menghitung hari
“Ujian masih lama, kau masih saja belajar . Ini kan saat saat terakhirmu disekolah, harusnya kau menikmati nya bukan mallah belajar” Kyuhyun mengambil buku milik Hwan Hee , membuat Hwan Hee kesal .
“Kembalikan” kata Hwan Hee tegas . Dengan berat hati Kyuhyun mengembalikan buku milik sahabatnya itu , Kyuhyun kembali mengganggu Hwan Hee dia menyenderkan kepalanya di bahu Hwan Hee
“Kau membaca apa? Aku juga mau ikut” kata Kyuhyun lagi . Tangan Hwan Hee menunjuk tulisan di buku itu , matanya berbinar
“Ada namaku!” kata Hwan Hee sambil tersenyum
“Iya itu Kim Hwan Hee, penyanyi Korea , lagipula dia itu laki laki, kau perempuan bodoh” kata Kyuhyun sambil menjitak kepala Hwan Hee
“Tetap saja , namanya mirip denganku. Kim Hwan Hee ..” kata Hwan Hee sambil tersenyum lagi .
“Sesenang itukah kau? Dengan mendapat nama Kim Hwan Hee?” Kyuhyun tertawa sinis . Membuat Hwan Hee kesal
“memangnya kau tahu apa arti namaku?” tanya Hwan Hee
“Siapa yang tidak tahu? Namamu selalu disebut sebut jika orang sedang kesal . Namamu berarti kemarahan(Hwan ae)” kata Kyuhyun meledek
“Bukan bodoh! Itu Hwan Ae!namaku Hwan Hee!” kata Hwan Hee kesal
“Yak! Tidak jauh berbeda kan? Memangnya Apa arti sebenarnya?” tanya Kyuhyun sambil menopangkan dagunya, mengisyaratkan bahwa ia sedang ingin tahu.
“Hwan Hee berarti cahaya kebahagiaan, ayahku selalu berpesan, kemanapun aku pergi, aku harus memberikan kebahagiaan kepada semua orang yang kutemui” kata Hwan Hee senang
“Ya, aku kasihan pada ayahmu, dia sudah memberikan nama yang bagus untukmu, tapi seperti nya nama itu salah orang , karena kau hanya memberikan rasa kesal kepada semua orang yang kau temui, jadi lebih baik kau mengganti namamu menjadi Kim Hwan Ae(marah)” kata Kyuhyun senang
“Eoh, hanya kau yang selalu kesal jika bertemu denganku, itu berarti kau bukan orang, kau iblis” kata Hwan Hee enteng
“YAK!”
Kyuhyun membalik mp3 player itu , disitu ada label yang bertuliskan “Hwan Hee” wanita kesayangan Kyuhyun . Sampai sekarang .
“Cho seonsaengnim?” panggil seorang wanita di depan pintu kelas itu
“Eoh? Gyu Ri-ya, kau sedang apa?” tanya Kyuhyun kepada muridnya itu
“Aku ingin belajar disini Seonsaengnim, apakah aku mengganggu?” tanya Gyu Ri
“Anni, duduklah disini , siapa tahu seonsaengnim bisa membantumu” kata Kyuhyun sambil tersenyum
“Kenapa kau memilih kelas ini ? Kenapa tidak di perpustakaan saja? Banyak siswa yang belajar disana kan” tanya Kyuhyun sambil tersenyum
“Seseorang pernah berkata bahwa kelas ini memiliki daya tarik sendiri , di kelas ini seseorang itu menemui cinta pertamanya dan juga cinta terakhirnya. Hehehe” kata Gyu Ri yang membuat Kyuhyun membeku .
“N-nugu?” Kyuhyun bertanya hati hati, berharap muridnya tidak berkata macam macam, apalagi sampai menyebut nama Kim Hwan Hee
“Kakak sepupuku dia berusia seumuran dengan pak guru, dulu dia sekolah disini, di kelas ini.” kata Gyu Ri sambil kembali membaca buku
Kyuhyun tersenyum kecil . Perkataan Hwan Hee benar adanya , bahwa selamanya dia dan Hwan Hee akan selalu terlilit benang kusut yang biasa disebut “takdir” . Siapa yang tahu bahwa Kyuhyun bisa menemukan orang terdekat Hwan Hee ? Bahkan orang itu adalah muridnya sendiri
“eoh? Benarkah?” tanya Kyuhyun penasaran
“Ne, setiap aku menginap di rumah eonni, aku selalu minta diceritakan tentang cinta pertama nya itu”
“Bolehkah kau ceritakan lebih banyak tentang eonni mu itu?” tanya Kyuhyun . Gyu Ri lalu menyelipkan headset ke telinga Kyuhyun, terlantun melodi yang tidak asing lagi bagi Kyuhyun, Just for one day
‘”Pertama, Setiap dia ingin tidur, kakak selalu mendengarkan lagu ini, katanya ini mengingatnya pada lelaki bodoh yang ia temui di sekolah ini” Kyuhyun tertawa mendengar perkataan yang dilontarkan muridnya itu
“Bodoh? Memangnya kakakmu tahu bagaimana lelaki itu sekarang?” tanya Kyuhyun lagi
“Tidak . kata eonni, setelah lulus SMA semuanya hilang , termasuk lelaki itu. Kesalahpahaman karena kebodohan mereka berdua membuat semua hancur. Padahal lagu ini dimaksudkan untuk lelaki bodoh itu” kata Gyu Ri dengan nada kasihan
“Dia tidak mencoba mencari?” tanya Kyuhyun
“Sudah, tapi sia sia. Kakak menyerah” kata Gyu Ri lagi . Kyuhyun terdiam, desiran angin mengiringi lantunan music yang terdengar ditelinganya
sa rang bo da gip eun eo jeong i nam a
(persahabatan datang lebih dalam daripada cinta)
gam chul su bak ge eob neun nae sa rang eul
(cintaku yang harus aku sembunyikan)
neo eui chin gu ra neun i reum eu ro maem dol da ji chyeo
(aku lelah berada didalam lingkaran dengan nama persahabatan)
neo reul no a jul gga bwa du ryeo wo
(aku takut membiarkanmu pergi)

“Kyuhyun, aku .. ingin memberi tahumu ..” kata Hwan Hee di malam kelulusan Namsan Senior High School.
“Memberitahu apa? Hah? Kalau Kau mencintai Yesung sunbae itu? Iyakan?! Jawab aku!” kata Kyuhyun geram . Tidak sebenarnya bukan itu yang Hwan Hee ingin maksudkan, memang dia baru saja berduet dengan Yesung Sunbaenim sebagai hadiah terselubungnya untuk Kyuhyun, ya dia menyanyikan lagu dengan Yesung di acara kelulusan angkatannya tadi . Tapi Kyuhyun malah menangkap lain, dia malah berfikiran bahwa Hwan Hee mencintai Yesung
“Bukan maksudku! Itu..” kata Hwan Hee kesal
“Apa? Kau kira aku tidak bisa menyanyi hah? Kau kira hanya Yesung si maha sempurna itu yang bisa menyanyi? Kau meremehkanku?” Kyuhyun benar benar marah , ternyata Hwan Hee selama ini membohonginya, dia bilang dia dan Yesung hanya ingin mengerjakan PR bersama, ternyata dia menyiapkan lagu untuk dinyanyikan berdua . Kyuhyun jelas tidak mau mendengarkan penjelasan dari Hwan Hee .
“Dengarkan aku dulu!” Teriak Hwan Hee . Matanya memerah, merasa usahanya selama ini tidak dihargai oleh Cho Kyuhyun
“Dengarkan? Sampai kapanpun jangan pernah menjelaskan apapun padaku lagi! Aku benci kau” kata Kyuhyun sambil meninggalkan Hwan Hee pergi
“Kau benar benar tidak mau mendengarkan penjelasanku?” tanya Hwan Hee
“Untuk apa? Nothing special in our relationship , right? Just take it away” kata Kyuhyun
“Kau benar , no need to explain” kata Hwan Hee dingin
“Selamat tinggal” Kyuhyun memejamkan matanya mencoba melepas Hwan Hee . Ya , tidak ada hubungan apa apa diantara mereka berdua. Mereka pasti akan baik baik saja .
“Cho seonsaeng? Kau menangis?” usapan tangan Gyu Ri menyadarkan Kyuhyun dari kenangan tentang Hwan Hee
“Ah , mwoya, aku hanya tersentuh” kata Kyuhyun mengelak
“Tapi Cho seonsaengnim kan bukan orang yang mudah tersentuh”
“Mungkin kelilipan” kata Kyuhyun lagi
“Aku bukan orang bodoh yang akan menerima alasan pasar seperti itu” Gyu Ri mengedipkan matanya
“Kau banyak tanya! Akan ku kurangi nilai rapot mu” ancam Kyuhyun
“Kurangi saja. Aku tidak takut, malah aku akan mengajukan Cho seonsaeng ke dinas pendidikkan dengan tuduhan memakai kewenangannya dengan semena mena” jawab Gyu Ri santai
“Yak! Kau masih kecil berani beraninya ya” kata Kyuhyun geram
“Kenapa ? Memang harusnya begitu kan? Yang benar dibela, yang salah diperingati” kata Gyu Ri . Kyuhyun tersentak. Seperti nya Gyu Ri adalah duplikat supernya Hwan Hee
“Siapa yang mengajarkanmu ? Kakakmu itukah?” tanya Kyuhyun
“Ne, dia adalah panutan hidupku” kata Gyu Ri mantap
“sampai sekarang kakakmu itu masih mengingat lelaki itu? Aku penasaran siapa nama lelaki bodoh yang digilai kakakmu itu” Kyuhyun menghadap kearah Gyu Ri memasang wajah penasaran
“Entahlah,dia selalu memanggil lelaki itu dengan sebutan ‘si bodoh itu’ tapi waktu aku dulu pernah menginap dengannya, dia pernah mengigau “Hyun” di mimpinya,” jawab nya
“Hanya Hyun?”
“Tidak, sebelum kata Hyun dia mengucapkan Byung? Lee? Aku lupa, tapi yang jelas bukan Hyun Cho Kyu Hyun kan seonsaengnim? Hehehe” Gyu Ri mencoba bergurau, namun Kyuhyun hanya diam . Membuat Gyu Ri bingung . Sedetik kemudian Gyu Ri membereskan semua perlengkapannya.
“Eoddi?” tanya Kyuhyun
“Mianhae seonsaengnim, aku harus ke Haeundae sekarang” kata Gyu Ri sambil bergegas pergi
“Untuk apa kau ke Busan?” tanya Kyuhyun bingung
“Ke rumah kakak sepupuku” kata Gyu Ri
“Sampaikan salamku untuk kakakmu ya” kata Kyuhyun tersenyum
Gyu Ri mengangguk lalu berjalan pergi.
HAEUNDAE, BUSAN, SOUTH KOREA
18: 00 PM
Entah apa yang merasuki Kyuhyun, satu jam setelah muridnya pergi, dia mengendarai mobilnya menuju haeundae, Mungkin kerinduan pada Hwan Hee lah yang membuat Kyuhyun nekat untuk pergi ke Busan.
25 tahun usia Kyuhyun sekarang, berarti telah 7 tahun waktu yang sangat sangat cukup untuk melupakan seseorang , namun tidak untuk Kyuhyun, 7 tahun, 10 tahun, bahkan 30 tahun lagi, mungkin dia masih ingat pada Hwan Hee.
Tidak jauh dari tempat kyuhyun duduk, terdapat beberapa tempat duduk kosong berwarna putih berhias melati dan sebuah podium di depannya . Apakah disini ada pesta? Pikir kyuhyun heran. Dia memicing kan matanya , terlihat gadis yang memakai gaun biru laut dengan rambut tergerai dan mahkota rumput diatas kepalanya, dia sedang duduk di atas butiran pasir lembut haeundae, pesta nya sepertinya sudah selesai. Dan mungkin wanita itu adalah pemilik pesta itu .
Kyuhyun mendekati wanita itu, selangkah demi selangkah, wanita itu seperti magnet untuknya, dan hanya satu orang wanita yang bisa membuatnya seperti itu . Kim Hwan Hee .
Kyuhyun sampai di sebelah wanita tadi , dia mendudukkan dirinya di sebelah wanita itu sambil memandanginya. Wanita itu masih tidak bergeming sementara Kyuhyun masih mengesplorasi wajah gadis pujaannya dari samping. Cantik. Kim Hwan Hee sangat lah cantik sekarang , Kyuhyun semakin terpesona melihat gadisnya itu.
“Kyuhyun………Kyuhyun….. Bodoh” kata Wanita itu tersenyum sambil memandang luasnya pantai .
“Wae.. Wae geurae.. Hwan Hee bodoh” Kata Kyuhyun sambil tersenyum kearah gadis pujaannya selama ini
Hwan Hee menoleh , dia terbengong bengong melihat sesosok orang yang ia damba selama ini . Ia mengerjab kan matanya berkali kali
Pletak.
Kyuhyun menjitak jidat gadis itu dan gadis itu tetap saja melongo
“Tidak sakit? Baiklah kutambah” Balas Kyuhyun lalu melepar pasir ke wajah Hwan Hee . Namun Hwan Hee masih terdiam, tidak percaya dengan semua kenyataan ini
“Mungkin ini jalan satu satunya” kata Kyuhyun sambil mendekatkan wajanya ke waah Hwan Hee lalu melumat bibirnya lembut . Hwan Hee masih mengerjap ngerjapkan matanya
“Masih belum juga?” Kyuhyun melangkah, mengambil air di pantai dan menyiramkannya ke Hwan Hee.
“YAK!!! Cho Kyuhyun!” Hwan Hee berteriak kesal dan berdiri
“Ya? Kenapa?” Kyuhyun menjawab santai
“Kau dasar bajingan tengik!” Hwan Hee mengejar Kyuhyun namun Kyuhyun menangkapnya, mendekapnya erat dalam pelukan hangatnya. Diam, mereka sama sama membisu, menahan emosi yang meluap luap, yang tertahan selama 7 tahun ini.
Air mata , mungkin adalah objek yang sempurna untuk meluapkan segala emosi dalam diri mereka yang terpendam selama ini . Mereka lebur dalam emosi mereka, mereka menangis tanpa suara, namun sesak mereka selama ini seolah terangkat begitu saja .
“Aku merindukanmu. Saranghae, Maafkan aku” satu kata yang diucap Kyuhyun, mampu membuat Hwan Hee menemukan kembali jati dirinya, kekuatannya . Dia tidak tahu bahwa pengarauh Kyuhyun sehebat ini .
“Ya, maafkan aku, Aku mencintaimu” Kyuhyun pun merasakan hal yang sama ketika Hwan Hee mengangguk lalu mengatakan itu .
“Pesta apa ini?” tanya Kyuhyun
“Pernikahanku” Jawab Hwan Hee sambil tersenyum bahagia. Kyuhyun tersenyum melihat ekspresi gadis pujaannya itu, Gadisnya nampak sangat bahagia, sangat menawan .
“Ada yang masih mau dengan mu?” Kyuhyun mencibir sambil merapihkan rambut Hwan Hee
“Eo. Walaupun aku masih terngiang kenangan bodohku denganmu , tapi setidaknya lelaki itu selalu mau menjadi pendengar yang baik” sekarang Hwan Hee yang berbalik mencibir kyuhyun . Kyuhyun yang di cibir pun hanya mampu memandang penuh sesal kearah Hwan Hee , jika waktu itu dai mau sebentar saja mendengarkan Hwan hee, pastilah sekarang Hwan Hee sudah menjadi istrinya.
“Tebak siapa suamiku?” kata Hwan Hee sambil mengusap pipi Kyuhyun lembut . Menyalurkan kerinduan mendalam yang ia rasakan selama ini .
“Nugu? Jangan bilang namja itu Yesung sunbaenim?” tanya Kyuhyun ingin tahu
“Bukan bodoh, Yesung sunbaenim sudah menikah 3 tahun yang lalu!” kata Hwan Hee kesal
“Wah, kau pasti sangat patah hati saat mendengar kabar itu ya?” Kyuhyun tergelak , tak puas puasnya dia meledek dan mengerjai Hwan Hee nya itu
“Aku sudah bilang kan kalau aku dan sunbaenim tidak ada perasaan apa apa, kau itu bodoh, atau dungu?”
“Lalu siapa suamimu?” Kyuhyun menengok ke kanan dan kiri mencari cari lelaki yang memakai jas formal , siapa tahu ada suami Hwan Hee disitu .
“Nanti kau juga tahu” kata Hwan Hee sambil tersenyum simpul . Kyuhyun merengut seperti anak bayi , membuat Hwan Hee tertawa melihat ekspressi bodoh kyuhyun
“Yeobbo-ya, kau sudah mau pulang sekarang?” suara lembut seorang laki laki terdenagr jelas di kuping Kyuhyun, membuatnya menoleh melihat siapa pemilik suara itu .
“Ah yeobbo-ya, kau disini? Kemarilah aku ingin mengenalkanmu dengan seseorang” kata Hwan Hee sambil menarik pria yang mengenakan jas biru gelap senada dengan dress Hwan Hee.
“Inikah lelakimu?” kata Kyuhyun sambil memandang pria itu dari atas sampai bawah
“Ne! namanya Lee Dong Hae, yeobbo, ini teman ku Kyuhyun” kata Hwan Hee sambil mengenalkan Kyuhyun kepada suaminya
“ah jadi Kyuhyun yang ini , orang yang membuatmu menutup hatimu untu semua pria termasuk aku? Senang berkenalan denganmu Kyuhyun-ssi” kata DongHae sambil tersenyum. Kyuhyun menyambut uluran tangan Donghae
“Apa maksudmu tadi?” tanya Kyuhyun
“Iya, Hwan Hee sering bercerita padaku kalau kau itu cinta pertamanya cinta sej-“
“Oppa! Kau tunggu di mobil nanti aku menyusul!” potong Hwan Hee sambil mendorong suaminya ke mobil . Dong Hae yang didorong istrinya pun hanya bisa terkekeh geli melihat sang istri yang terlihat malu .
Sesaat kemudian Hwan Hee kembali ke tempat Kyuhyun berada . Kyuhyun duduk menghadap lautan luas dihadapannya, Hwan Hee pun mensejajarkan dirinya dengan Kyuhyun lalu meyandarkan kepalanya di bahu cinta pertamanya itu
“Kampungan sekali kau, apa itu yeobbo-ya ciss” ledek Kyuhyun lagi . Sebenarnya , semenjak Hwan Hee berkata bahwa ia sudah menikah, Kyuhyun benar benar kehilangan semangat nya , lemas seketika, namun Kyuhyun tetaplah Kyuhyun, selamanya dia akan selalu pintar di dalam segala hal, termasuk dalam hal menutupi perasaannya
“Jangan cari ribut, ini pertemuan perdana kita setelah 7 tahun kau menghilang dari pandangan ku” kata Hwan Hee sambil melingkarkan tangannya di pinggang Kyuhyun. Demi Tuhan, Kyuhyun bersumpah dalam hatinya bahwa dia ingin membawa gadis itu lari dan menjadikannya miliknya .
“Kyuhyun” panggil Hwan Hee ketika menyadari bahwa Kyuhyun tidak bergeming dari tadi.
“Hmm?” Kyuhyun menjawab . Sebenarnya dia diam karena sedang melawan segala emosi hatinya .
“How’s your life?”
“Bored” Hwan Hee mendelikkan matanya memandang heran kearah Kyuhyun
“Why?” tanya Hwan Hee
“Because I just interested about you” Kyuhyun memandang Hwan Hee , manic mata mereka bertemu, berkaca kaca . Kyuhyun mendongakkan kepalanya mencegah air mata yang sedikit lagi akan turun .
“Kyu, try to find another woman” Hwan Hee meminta penuh kesungguhan kepada Kyuhyun . Kyuhyun menggeleng
“Tidak , semua cintaku sudah kuberikan padamu. Tapi sepertinya kau sudah melupakanku , benar kan?” kata Kyuhyun sambil tersenyum. pedih.
“Itu karena kufikir kau benar benar marah padaku dan sudah tidak mempedulikanku lagi Kyu, kau yang menghilang tanpa kabar , mianhae Kyu, mianhae” Hwan Hee menangis, reflex jemari kyuhyun menyentuh air mata itu dan mengusapnya .
“Tidak sayang. Semua ini karena keegoisanku . Jadi semua ini salahku” Kyuhyun memeluk Hwan Hee erat , Hwan Hee terisak .
“Biar kutanya, apakah selama ini kau juga menungguku?” Kyuhyun bertanya sambil memandang wajah gadis pujaannya itu .
Hwan Hee mengangguk kencang . Dan semakin mengeratkan pelukannya
“Biar kutebak, apakah kau masih belum menerima Lee Dong Hae mu itu karena kau masih mencintaiku hingga sekarang?”
“Pertanyaan yang narsis . Tapi sayangnya itu benar tuan Cho” kata Hwan Hee sambil tertawa di pelukan hangat Kyuhyun. Berapa lama dia merindukan kehangatan seperti ini? Pelukan Dong Hae memang hangat, namun Kyuhyun lah yang paling hangat dan menenangkan. Sampai kapanpun
“Saranghae” kata Kyuhyun sambil tersenyum kearah Hwan Hee, sebisa mungkin dia menahan semua kesedihannya. Dia tida mau mengeluarkan air mata setetes pun di depan Hwan Hee, dia mendekatkan wajahnya kearah Hwan Hee, lalu mengecup bibir lembut gadisnya itu . Ciuman yang lembut dan dalam .
“My First kiss” kata Hwan Hee sambil tertawa . Kyuhyun mengangguk
“Aku juga. Aku mendapatkan ciuman pertamaku diusia ku yang ke 25. Benar benar menyedihkan” kata Kyuhyun sambil tertawa . Hwan Hee juga ikut tertawa bahagia
“Eonni! Cho seonsaeng” panggil suara nyaring dibelakang mereka
“Gyu Ri? Dia gurumu?” tanya Hwan Hee terkejut
“Dia pemimpin Namsan School, sekolah yang kutempati selama ini eonni” kata Gyu Ri senang
“Aigiooo! Lihatlah siapa di depanku ini, pemimpin Namsan School, sekolah dengan intregritas dan kedisiplinan yang tinggi” kata Hwan hee tersenyum
“Eoh, makanya jangan macam macam denganku” Kyuhyun menyombong
“Asa! Aku berhasil mempertemukan kakak dengan cinta pertamamu! Aku yakin Cho seonsaeng adalah cinta pertama eonni dan dia pasti akan menyusulku ke Busan.” Kata Gyu Ri sambil terkikik
“Bocah nakal! Kau menipu gurumu ya? Nilaimu benar2 akan kukurangi” kata Kyuhyun mengancam
“Dan aku akan benar benar melaporkan Cho seonsaeng ke dinas pendidikan” kata Gyu Ri yang menimbulkann gelak tawa mereka bertiga
“Eonni-ya sudah malam, ayo kita pulang, eommonim sudah menunggu” Hwan Hee menggenggam erat tangan hangat Kyuhyun. Dan menoleh kearahnya.
“Kau harus mencintai suamimu seutuhnya . janji?” Kyuhyun tersenyum di sela kesedihannya nya . Melepas wanita nya . Hwan Hee mengangguk
“Dan kau harus melupakan pesona indahku walau kutahu itu sulit” Hwan Hee mencoba tersenyum ditengah derai air matanya
“haengbokkhaegil~” bisik Kyuhyun sambil tersenyum . Hwan Hee hanya bisa mengangguk. Kyuhyun melambaikan tangannya lalu berbalik membelakangi Hwan Hee, dia sudah hilang kendali sekarang
“Jalga hyun. saranghae” kata Hwan Hee sambil memeluk Kyuhyun dari belakang lalu mengecup pipi Kyuhyun . . Tangan Kyuhyun melepas tangan Hwan hee yang melingkar di pinggangnya
“Kka, semua sudah menunggumu” kata Kyuhyun sambil bergetar menahan tangisnya. Hwan Hee pun berbalik, meninggalkan Kyuhyun sambil berjalan menunduk, menutupi air matanya . Semakin jauh Hwan Hee melangkah, semakin berat dan sesak nafas yang ia hirup . Ingin rasanya ia berbalik dan mengecupi Kyuhyunnya, lalu hidup bahagia, happy every after . Tapi dunia tidak sebaik itu. Takdir tidak semudah itu.
Kyuhyun menoleh, memandang punggung Hwan Hee yang semakin jauh dan tidak terlihat .
“Such A beautiful fate” kata Kyuhyun mencoba membuat dirinya tersenyum dengan kata katanya itu.
Kyuhyun ambruk, sekujur badannya lemas , tak kuat menopang berat tubuhnya lagi . Pandangannya kosong kearah langit, sedetik kemudian airmatanya menetes disusul dengan air mata lainnya.
KKEUT