trouble-maker-request-ganster-in-our-school

 

Gangster in our school
Part 1 : Our first meet

Cast            : – BTS member
– Wa$$up member
– Got7 Member
– AOA member
Other Cast : you can find them by your self
Ranting      : PG
Length        : chaptered
Genre         : Romance, School life
Disclamer  : Semua cast milik Tuhan tapi plot dan jalan cerita murni dari my brain/?

**Happy Reading**

AUTHOR POV

Dongtan International and art high School sedang sibuk mempersiapkan masa orientasi siswa atau MOS untuk menyambut murid-murid baru mereka. Senior sedang mempersiapkan taktik busuk mereka untuk membalas dendam pada MOS mereka tahun lalu kepada murid-murid baru. Para guru sedang mengurus administasi para murid baru dan kebanyakan para murid baru sedang duduk di kantin untuk menunggu acara Mos ini di mulai.

*JR & JB side*

Terlihat JR sedang bercerita panjang lebar, sementar itu JB hanya melihat ke arah seorang wanita yang misterius

“Ya… Jaebum kau tidak mendengarkan apa yang aku ceritakan hah? Aish… kau ini sedang melihat apa ?” kata JR frustasi dan mengikuti arah mata JB

“Oh… wanita yang di sana itu ? kau menyukainya hah? Hahaha” JR pun tertawa lepas tapi tidak ada jawaban dari JB akhirnya JR pun melemparkan gelas yang sudah kosong kearah JB

“Ya! Apa apaan ini?!” bentak JB karna bajunya sedikit basah terkena minuman

“Hahaha akhirnya kau berbicara juga hahha” JR pun hanya tertawa melihat amarah JB

“Jika kau melakukan ini lagi aku tak akan segan-segan membuat lehermu patah” ancam JB yang sudah di puncak amarahnya

“Yaya mian habis dari tadi kau tidak menangapiku yang sedang bercerita, kau malah melihat ke wanita yang ada di meja sana, kau menyukainya ya ?” kata JR dengan cekikanya

“Aniya, aku hanya penasaran denganya” JB mengelak

“Penasaran? Memang apa yang menarik darinya ? bukan kah masih ada wanita yang lebih cantik seperti wanita yang duduk di belakangmu” seru JR sehingga JB membalikan badanya dan melihat yeoja dengan wajah tertunduk

KRINGGGG

“Wah akan banyak wanita cantik di sekolah ini” Kata JB sambil mengambil tasnya dan berjalan ke aula untuk memulai MOS

*Jungkook & V side*

Jungkook terlihat sibuk membawa tumpukan buku yang di perintahkan oleh seniornya. Di dalam hati jungkook mengumpat mengapa dia terlalu bodoh. dia berlari ke kantin karna perutnya sudah tidak bisa di kompromi, saat di depan kelas XI-1 dia tidak sengaja menyengol sebuah vas sehingga membuat vas itu terjatuh. Senior yang ada di dalam kelas pun keluar untuk melihatnya dan jungkook mendapat hukuman.

Karna buku itu terlalu banyak jungkook hanya dapat melihat sedikit apa yang ada di depanya sehingga akhirnya

BUKKK

Buku –buku itu terjatuh karna jungkook menabrak seseorang yang dia tidak kenal.

“Mianhae… aku tidak sengaja” kata jungkook

“aninya tidak apa-apa mari aku bantu bereskan” kata orang itu

“Ghamshamida” kata jungkook

Setelah buku-buku itu beres di tumpuk orang yang di tabrak jungkook tadi menatap jungkook dan buku itu heran.

“Kenapa kau bisa membawa buku sebanyak ini?” Tanya orang itu.

Jungkook pun terpaksa menceritakan semuanya ke orang yang baru saja dia kenal.

“wah kejam sekali, mari aku bantu” tawar orang itu

“Ah ghamshamida, btw Jungkook imnida bagaphta” kata jungkook

“Ne cheonma, Taehyung imnida kau bisa memanggilku V” sahut V sambil membawa sebagian buku itu

“V? nama macam apa itu?” gumam jugkook namun masih bisa di dengar V

“ya kau jangan coba- coba menertawakan namaku” ancam V

“ahh mianhae, tapi aku murid baru di sini apakah kau juga?”

“Ne” jawab v dingin

“Tapi kau tau letak perpustakaan kan ?” matilah mereka jika  tidak ada yang tahu dimana perpustakaan

“tenang aku sudah berkeliling tadi jadi aku tahu di mana perpustakaan kebetulan kantin dekat dengan perpustakaan tadi kau bilang perutmu tidak bisa di kompromi kan? ” kata V

Jungkook pun terdiam seribu bahasa dan mengikuti langkah V. setelah selesai akhirnya jungkook berlari ke kantin karna sudah tak tahan lagi, dan membeli sebuah ramen karna Jungkook kelaparan. Diapun melahapnya dengan cepat

“Ya pelan-pelan kau mau tersedak hah ?”bentak v yang membuat Jungkook benar-benar tersedak. V pun memberika air mineral yang baru di belinya kepada jungkook dan jungkook langsung meminumnya karna hampir mati tersedak

“Hey, coba lihat orang yang ada di pojok itu rambutnya aneh” kata Jungkook menunjuk ke arah seorang gadis yang berambut coklat tapi berponi kuning

“Kau pikir rambut merahmu bagus hah?” teriak V ke telinga jungkook sehingga membuat kupingnya berdengung

“kau ini membuat telingaku sakit saja” kata jungkook sambil mengusap-usap telinganya yang terasa panas

KRINGG

“ya ayo kita ke aula sebentar lagi mos akan mulai” ajak v

“kau tahu dimana kan?” Tanya jungkook sebab jika V tidak tahu mati lah mereka

“Tentu, setelah ini akan ku ajak kau keliling sekolah” tawar V sambil bangkit berdiri

“Ne… arraseo” kata jungkook mengikuti V

*Nari & Dain Side*

Terlihat seorang yeoja berambut hijau blonde bernama nari tengah duduk di bangku taman sambil memainkan iphonenya tidak lama kemudian tampak lah seorang yeoja berambut merah bernama dain menghampirinya

“Nariaa~ kau suka sekolah baru kita ?” Tanya dain

“Siapa yang tidak suka masuk sini ? ini sekolahan elit hanya 40 murid yang bisa masuk sekolah ini” jawab nari dengan senyuman kecut

Sebenarnya nari tidak berminat untuk masuk ke Dongtan International and art high School ini tapi karna keterpaksaan dari orangtuanya dia pun menuruti kemauan mereka untuk mengikuti test.

“Ya, nari apakah kau benar-benar terpaksa bersekolah di sini hah?” Tanya dain keheranan

“sepertinya”

KRINGG

“bel sudah berbunyi ayo kita ke aula untuk memulai MOS” ajak dain sambil menarik tangan nari

*Seolhyun Chanmi side*

Terlihat seolhyun sedang memandangi gambar yang berhasil di dapatkanya pada kamera SLRnya. Dia tersenyum karna merasa puas. Seolhyun berhenti membolak-balik gambar saat dia menemukan foto seorang namja yang sedang membawa tumpukan buku. Dia pun tersenyum-senyum sendiri mungkinkah dia jatuh cinta pada pandangan pertama?

Tak lama kemudian gadis yang sebaya dengan seolhyun namun bertubuh mungil menghampirinya.

“Seolhyun, apa yang kau lihat?” Tanya chanmi namun seolhyun mengabaikannya dan tetap berjalan

Chamni merasa kesal karna di abaikan akhirnya dia pun menghentakan kaki dan memanyunkan bibirnya seperti anak kecil, namun tidak ada respond dari seolhyun. Chanmi pun langsung merebut kamera seolhyun untuk melihat apa yang sedang seolhyun lakukan

“Ya! Apaan sih?!” bentak seolhyun karna merasa aktivitasnya tergangu

“Seolhyun ah kau suka orang ini ? aigoo tadi aku melihatnya di kantin dengan seorang namja berambut orange” kata chanmi

“JINJJA ?! kenapa tidak bilang dari tadi ayo kita ke kantin” ajak seolhyun sambil menarik tangan chanmi ke arah kantin

sudah ku duga kau menyukainya seolhyun ah kkk’ gumam chanmi dalam hati

@Kantin

“Ya chanmi di mana dia?” Tanya seolhyun

“Ituh di deretan ke dua paling tengah” kata chanmi sambil menunjuk meja yang berisi dua orang namja

“Aigo benar ahh dia tampan sekali” puji seolhyun sambil memotretnya berkali-kali

“Aigo ternyata seolhyunari sedang jatuh cinta pada pandangan pertama” ledek chanmi

“Diamlah chanmi jangan mengangu moment langka ini”

KRINGG

“Ahh bel sudah berbunyi ayo kita ke aula seolhyunie, nanti di sana kau juga akan melihatnya” kata chanmi menarik tangan seolhyun ke aula. Seolhyun pun hanya cemberut dan pasrah saat chanmi menariknya di dalam hati dia merutukan ‘mengapa bel harus berbunyi secepat ini huft’

@Aula

Semua murid baru berkumpul di sebuah aula besar, murid – murid baru hanya berjumlah 40 orang mereka terdiri dari 20 murid namja dan 20 murid yeoja. Sang kepala sekolah yaitu Kim Hyoyeon sedang membacakan tata tertib sekolah, sementara murid yang lain hanya mencari kesibukan sendiri.

*Sujin & Wooju side*

Woonju sedang mengambar sebuah anime di kertas kosong karna merasa bosan tak lama kemudian datang yeoja berambut coklat tapi berponi kuning menghampinya

“Permisi, bolehkah aku duduk di sebelahmu?” Tanya orang berpony kuning tadi

“Ah tentu saja” ucap wooju sambil menarik tasnya

“Sujin inmida” kata yeoja berpony kuning itu

“Ah, wooju inmida baghapta” sahut wooju sambil mengulurkan tangannya

“Nado” jawab sujin sambil menyambut uluran tangan wooju

Sujin tidak sengaja melihat apa yang sedang wooju kerjakan  dan dia tertarik akan gambar yang dibuat wooju.

“Kau suka anime ya?” Tanya sujin ramah

“Iya, mereka membuat hidupku tidak terasa kosong” jawab wooju lembut

“whaaa animemu bagus ya” puji sujin

Wooju pun hanya tersenyum karna anime ini tidak sebagus buatan kakaknya Leeteuk. Leeteuk memang sangat jago dalam mengambar anime karna itulah dia menjadi pembuat komik nomor 1 di korea. Sementara wooju hanya dapat mengambar anime saja.

“Wooju ah lihat dari tadi wanita yang ada di depan kita terus memotret namja yang ada di sana” sahut sujin

“ah biarkan saja mungkin dia menyukainya” jawab wooju singkat lalu melanjutkan gambarnya yang sempat tertunda

*Jimin & Jin POV*

Jimin sedang termenung melihat ke luar jendela aula dan menatap beberapa burung disana. Tiba-tiba seseorang duduk di sebelahnya sambil mengipas-ngipaskan kertas. Jimin melihatnya heran mengapa orang itu kepanasan padahal aula ini dilengkapi AC.

“Jin imnida” kata pemuda tadi

“ah… jimin imnida bagaphta” kata jimin sambil membungkuk

“Kau pasti heran kan mengapa aku mengipas-ngipaskan kertas ini kan?” kata jin

Jimin terlihat kebingungan karna semua itu benar

“tenang saja aku tidak akan memakanmu, aku ini dari kanada dan aku terbiasa dengan udara yang sangat dingin”

“kenapa kau ke korea ?” Tanya jimin

“Karna orang tuaku mendapat perkerjaan di sini selama 3 tahun”

Jimin hanya ber oh ria karna bingung ingin menjawab apa

“Kau asli korea?” Tanya jimin lagi

“tidak, ibuku orang jepang sementara appa ku orang korea”

“wah blasteran” sahut jimin yang langsung di beri pukulan oleh Jin

“kau kira aku ini marmut hah?” sahut jin dengan keras

“mianhae mianhae” kata jimin

End jimin and jin side

“Murid-murid silahkan masuk ke kelas kalian masing-masing karna pelajaran pertama kalian akan di mulai” sahut kepala sekolah Kim Taeyeon

Senior mereka yang sibuk menyiapkan taktik busuk mereka kecewa karna tidak ada bagian hukum menghukum. Akhirnya mereka pun pergi ke kelas masing-masing.

Dongtan International and art high School terdiri dari 3 kelas X. 3 kelas XI dan 3 Kelas XII. Kelas 1 dan 2 termasuk kelas regular karna hanya terisi 14 siswa tiap 1 kelas sementara kelas ke 3 termasuk kelas international karna menggunakan bahasa inggris dan hanya 12 orang yang bisa masuk kebanyakan anak yang masuk kelas ke 3 adalah orang yang mengikuti pertukaran pelajar atau lancar berbahasa inggris.

Murid–murid sudah masuk ke kelas mereka masing-masing kelas X-1 terdiri dari 7 namja yaitu Park Jimin, kim seok Jin,Kim taehyung ,Jeon Jungkook,Kim nam joon, Min yoon gi dan Jung Ho Seok serta 7 yeoja yaitu Park Jinjo, Song Dain,Yoon Ye Jin,Kim Nari,Kim Jiae,Kim Woojoo, dan Bang sujin.

Sementara kelas X-2 terdiri dari 7 namja juga yang terdiri dari Im Jaebum(JB),Park Jin Young (JR),Wang ka Ye ,Kunpimook Bhuwakul,Kim Yougyeom,Choi youngjae dan Tuan Yi Eun  dan juga 7 yeoja yaitu Shin Jimin, Park Cho Ah,Kim Seolhyun,Park Chanmi,Shin Hyeojong,Seo Yuna, dan Kim Min A.

Sementara kelas international terdiri dari 6 yeoja yaitu Park Chorong,Yoon Bomi,Jung Eunji,Son Naeun, Kim Nam Joo dan Oh Hayoung serta 6 Namja yaitu Bang Yong Guk, Kim Himchan, Jung Daehyun, Yoo Young Jae, Moon Jong Up, dan Choi Jun Hong,

Mereka adalah murid baru  Dongtan International and art high School. Tapi seperti tradisi yang ada di sekolah ini ‘Murid International tidak boleh memandang murid regular apalagi sampai bertatap muka’  itu lah yang akan di jalankan murid international, tidak memandang murid regular, tidak berbica pada murid regular, apalagi sampai bertatap mata. Itu lah sebabnya murid international menjadi sombong dan angkuh terhadap murid regular di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Murid regular tidak ambil pusing tetang itu mereka memegang pendirian ‘Jika mereka tidak menatap kami, kami pun tidak akan mengangap mereka ada’ karna bagaimanapun jumlah murid regular lebih banyak dari jumlah murid international.

Dongtan International and art high School mempunyai banyak fasilitas seperti 1 lapangan basket, 1 tempat penyiaran radio,1 kolam renang, 1 lapangan futsal,2 kelas dance,2 ruang rekaman,2 aula,1 theater, 1 ruang osis, 1 ruang rapat guru, 1 ruang guru, 2 perpustakaan, 3 lab IPA, 1 Lab komputer, 1 kantin outdor, 1 kantin indor. Biaya bersekolah di sini sangat mahal namun menjajikan, itulah mengapa banyak orang tua yang memaksa anaknya masuk dongtan international and art high school. Kebanyakan alumni dongtan international and art high school menjadi artis dalam negri maupun internasional seperti SNSD, Super Junior, Big Bang, 2Ne1 dll.

Sekolah ini berbasis Art dan pelajaran dasar, jadi mereka tidak hanya sekedar di latih kemampuannya dalam bidang music tapi mereka juga mempelajari bagaimana kerasnya dunia bisnis. Karna tidak selamanya mereka berada di dunia entertainment. Itu alasan kedua mereka masuk ke sekolah ini.

*X-2 side*

Kelas X-2 terlihat gaduh karena banyak dari mereka yang saling meledek sementara ada satu yeoja misterus berambut coklat dengan highlight hijau. Sedari tadi dia hanya melipat tangan dan mengunyah permen karet. Pandanganya kosong ke arah papan tulis entah apa yang dia pikirkan.

Tidak lama kemudia ketua kelas X-2 Lee Hyuk Jae datang dia duduk di meja guru dan mengisi agenda kegiatan. Melihat keadaan kelasnya yang ricuh Hyuk jae seonsaengmin memukul-mukulkan penghapus ke meja tetapi kelas ttp saja ribut. Setelah kehilangan kesabaran Hyuk jae seongsaengmin pun mengebrak meja sampai semua murid di kelas itu diam seakan tidak ada kehidupan di sana.

“terima kasih, saya Lee Hyuk Jae wali kelas kalian tetapi kalian dapat memangil saya dengan sebutan Eunhyuk seonsaengmin” ucap Eunhyuk seonsaengmin

Hyuk jae seonsaengmin langsung meabsen muridnya satu persatu. Tetapi saat sampai di nama Shin Hyeojong tidak ada jawaban.

“Shin hyeojong?” panggil eunhyuk seongsaengmin keheranan

“mungkin dia sakit” ujar seorang namja berambut merah

“ah, ne yasudah kita lanjutkan saja”

Setelah selesai mengabsen, eunhyuk seongsaengmin sedikit bercanda dan membuat semua murid tertawa terbahak- bahak. Tetapi setelah itu suasana kelas kembali tenang, akhirnya eunhyuk seongsaengmin berkata

“Untuk pelajaran awal silahkan bentuk girl grup atau boy grup untuk persiapan pembelajaran seni. Karena di kelas ini ada 7 yeoja dan 7 namja, lebih baik kita membuat 1 girls group dan 1 boy group ? atau kalian ingin membuat sendiri”

“1 Girl Group dan 1 Boy Group” kata semua murid kompak

Ada seorang murid yang tidak memberikan suaranya, sedari tadi dia hanya memandangi papan tulis kosong. Eunhyuk heran melihatnya karna selama ini saat dia menjadi wali kelas tidak ada murid yang mengabaikanya. Dia pun mengigat-ingat siapa nama murid ini. Dia pun mengecek daftar nama murid dan akhirnya eunhyuk seongsaengmin menemukan nama orang itu.

“Shin Jimin” teriaknya dengan lantang

“Ne ?” kata orang yang di maksud eunhyuk seosaengmin sambil mengankat tanganya dengan cuek

“Kau kenapa diam saja?” tanyanya

“Aninya gwenchana” kata jimin cuek

“Yasudah Class, karna masih ada waktu tersisa silahkan kalian diskusikan nama kelompok kalian, usahakan besok sudah harus ada oke?” kata hyuk seongsaengmin

“Ne seongsaengmin”

“Silahkan berdiskusi” kata eunhyuk seongsaengmin duduk disingasananya/? Yang nyaman.

Para murid pun berkumpul ke kelompok mereka masing-masing untuk membicarakan nama group mereka.

*AOA Side*

“apa nama yang bagus untuk group kita ?” Tanya Choa

“Entah, Angel, Devil, Princess, Noname, atau apa” sahut chanmi

“Aku lebih suka angel” kata seolhyun

“Tapi itu terlalu biasa, kita harus membuat sesuatu yang luar biasa” sambung Yuna

“Bagaimanajika kita sambungkan kata angel dengan kata-kata yang menarik saja” ide dari Mina

“Hey, tapi masih ada hyeojong kan ?” Tanya Choa

“Iya… benar kita harus minta pendapatnya besok” Sahut Chanmi

“Untuk apa menunggunya mengapa kita tidak menamai group kita Ace Of Angel saja ? bisa di singkat AOA” sahut Jimin

“Ah iya benar, aku setuju” kata Seolhyun

“Aku juga” sambung Chanmi

“Ne sudah di putuskan kita namakan saja Ace of angel” seru ChoA

“Haruskah kita memilih leader dan semua posisinya ?” sahut Yuna

“Nanti saja jika sudah ada hyeojong” sambung jimin

“baiklah” sahut yang lain

‘Ternyata jimin bukan orang yang sombong dia pandai bergaul, kukira dia sangat dingin’ gumam ChoA dalam hati

*Got7 side*

Anak-anak got7 tidak sedang memikirkan nama kelompok mereka melainkan sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Ada yang bermain HP, bermain bola, berpikiran Yadong *eh, memainkan pesawat kertas, berfikir, mencorat-coret.

“Begini saja, ku lihat nama kalian masing-masing sedikit aneh, bagaimana jika besok kalian membawa stage name kalian dan ide tentang nama group” Sahut JB

“Baiklah” sahut semua

“Kalian bisa melanjutkan kegiatan kalian tadi” sambungnya

Got7 tidak mendapat nama kelompok mereka hari ini tapi mereka masih punya waktu esok dan murid-murid X-2 sudah duduk dengan rapih dan tinggal menunggu bel pulang.

*X-1 side*

Para murid sudah duduk di meja mereka masing-masing dan tinggal menunggu wali kelas mereka untuk datang. Tidak sampai 5 menit seorang wanita berperawakan sedikit pendek dengan muka sedikit cute masuk dan menaruh buku-buku di atas meja guru. Murid –murid keheranan sebenarnya dia ini wali kelas mereka atau murid. Sedari tadi para namja tidak bisa mengalihkan pandangnya. Mata mereka terfokus kepada wanita itu

“Selamat pagi anak-anak” Sahut wanita itu semangat

“SELAMAT PAGI JUGA SEONGSAENGNIM” sambut murid murid semangat

“Nama saya Jessica, kalian cukup memanggil saya Sica seongsaengmin, saya adalah wali kelas kalian. Jadi mohon kerjasamanya” kata Jessica sambil membungkukan badanya 180 derajat

“NE SICA SEONGSAENGNIM” kata para murid X-1 penuh semangat

“wah wali kelas kita cantik ya” bisik jungkook kepada V

“Iya benar” sambar V sambil menganguk dan tetap tidak memalingkan pandanganya dari wali kelas barunya itu

“Karna Saya belum tau nama-nama kalian, saya akan mulai mengabsen nama kalian. Yang hadir mohon untuk angkat tangan ya” kata Sica seongsaengnim ramah

Jessica pun mulai mengabsen nama nurid-murid dari A-Z tanpa terkecuali sambil menghapalkan wajah dari nama-nama itu. Setelah selesai Sica seongsaengnim pun menaruh buku absen dan mengambil spidol papan tulis dan menuliskan sebuah kata-kata berbentuk gravity. “THE NEXT IDOL GROUP”

“Ada yang tahu maksudnya?” Tanya sica

Ke 14 murid pun kompak menggelengkan kepalanya tanda tidak tahu menahu tentang tulisan berbentuk gravity itu.

“Saya akan membagi kalian menjadi 2 group yaitu BoyGroup dan GirlsGroup, karna di sini jumlahnya pas 7 namja dan 7 yeoja maka masing-masing akan saya buatkan group. Ada yang keberatan ?” Tanya sica sambil melihat ke semua wajah murid-muridnya

Setelah merasa tidak ada penolakan, Sica pun berjalan menuju meja guru dan mengisi agenda.

“Oh ya karna bel pulang sebentar lagi Saya minta kalian fikirkan nama-nama Group kalian ya gamsha” kata sica sambil berjalan keluar kelas

*Wa$$up Side*

“ayo kita berkumpul” seru jinju

Para yeoja pun segera membentuk kursi mereka menjadi lingkaran besar dan mulai mencari nama kelompok masing-masing. Setelah sekian lama berfikir para Yeoja pun kebingungan dengan nama mereka.

“Sudah ada ?” seru sujin

“Aku belum dapat” sahut Wooju

“Aku juga huft” sambung jiae

‘WASSUP WASSUP’ semua anak yeoja pun kaget mendengar asal suara itu dan ternyata suara itu adalah ringtone HP milik Nada.

“Ah mianhae” kata Nada cepat-cepat mematikan ringtonenya

“Hey, Ringtonemu member aku ide” kata Dain

“ide apa?” Tanya jinju

“Bagaimana jika kita namakan group kita Wa$$up? Kita cari tahu maknanya nanti dirumahku, kalian bisa kan ?” kata Dain

“Ide bagus. Tentu kami bisa ” kata Jinju di sambut anggukan yang lain.

Setelah Wa$$up selesai mereka kembali merapihkan meja dan kursi mereka sambil menunggu bel pulang

*BTS SIDE*

“Hyaaa… malas sekali kalau harus berfikir nama kelompok seperti ini” sahut J-Hope sambil menguap

Suga pun tidak tinggal dia, dia mengambil gumpalan kertas dan memasukanya ke dalam mulut J-Hope yang sedang menguap. J-Hope pun kaget dan hamper tersedak kertas itu.

“YA ! Apa kau gila ?!” bentaknya

“HEHEHE MIAN” Kata suga dengan tampang polosnya

“Hey! Ayo fikirkan nama kelompok jangan hanya bercanda saja” tegur rapmon

“Untuk apa sulit-sulit ? cari saja di Internet” kata Jin santai

“Ah benar juga” kata Jungkook menggeluarkan HP dari saku celananya

Setelah sekian lama mereka mencari di Internet mereka pun mendengar sesuatu “WASSUP WASSUP” dan sontak membuat BTS melihat kea rah Wa$$up.

“Ah ternyata ringtone HP” kata V

“ku kira bel” kata Suga

“Paboya! Mana mungkin bel seperti itu” bentak J-Hope

“siapa yang tahu kan” sambung Suga

“Hey aku dapat” sahut Jimin

“apa apa” kata Jungkook penasaran

“Bagaimana kalo Bangtan ?” Sambungnya

“Bagus tapi kurang menarik” sahut Rapmon

“Bangtan Boys bagaimana bisa di singkat BTS” sahut Suga

“Nama yang bagus, pakai saja itu” sahut Rapmon

“Hey, SUGA SEJAK KAPAN OTAKMU PINTAR HAHAHA” kata J-hope sambil mengelus-elus kepala suga

“Aku memang pintar, kau saja yang terlalu bodoh untuk mengetahuinya” sahut Suga lalu berlari

Akhirnya BTS mendaptkan nama kelompok mereka dan membereskan perlengkapan. Yang mereka tinggal tunggu adalah bel pulang dan tugas selanjutnya

AUTHOR POV

Itulah kejadian hari pertama yang dialami murid-murid baru Dongtan International and Art High School

-TBC-

Advertisements